
Jakarta- Andriy Shevchenko disebut mulai mengincar peluang untuk melatih klub.
Pengalamannya di dunia sepakbola sudah tidak diragukan lagi. Perjalanan karirnya sebagai pelatih sejauh ini cukup menjanjikan.
Sudah sejak musim panas 2016 silam Shevchenko menjabat sebagai pelatih kepala timnas Ukraina. Mantan penyerang AC Milan dan Chealsea yang sudah pensiun sebagai pemain sepakbola pada 2012 sukses membawa si "Kuning-Biru" lolos ke putaran final Piala Eropa 2020.
Ukraina dibawahnya menjuarai Grup B babak kualifikasi, tanpa kekalahan di delapan pertandingan (6 menang, 2 imbang).Anak-anak asuh Sheva mengungguli juara Piala Eropa 2016, Portugal dengan jarak tiga poin. Ukraina mengungguli juara bertahan Portugal di fase tersebut.
Petualangannya bersama timnas Ukraina memang diperkirakan belum akan berakhir dalam waktu dekat, mengingat Piala Eropa diundur hingga tahun depan.
Tapi Shevchenko disebut salah satu stafnya, Andrea Maldera, mulai membuka diri untuk kesempatan melatih klub dan memiliki potensi besar sebagai pelatih.
Dilihat secara ide dan pendekatan permainan, gaya Shevchenko disebut mirip-mirip mantan pelatih Milan dan Juventusyaitu Massimiliano Allegri.
Kesamaan Shevchenko dan Massimiliano Allegri adalah kemampuan membaca pertandingan, antisipatif & kompetetif, terhadap apapun yang akan terjadi, juga bisa menunggu dan bertahan atau menyerang total.
" Dia figur yang pekerja keras dan membuat saya terkesan sejak awal , Dia juga belajar banyak dari pelatih-pelatih yang dulu pernah ikut ambil peran untuk menanganinya Shevchenko sangat teliti dan sangat berkompeten ketika mempersiapkan tim menuju pertandingan dan selalu memantau perkembangan pemain. " kata Maldera kepada Tuttosport, seperti dikutip Football Italia.
Dengan riwayatnya bersama Milan selama tujuh musim sebagai pemain, tak mengejutkan kalau Shevchenko dikaitkan dengan kepulangan ke sana. Bersama Rossoneri, ia memenangi Scudetto dan Liga Champions.
Baca juga : Panduan Cara Bermain Baccarat




0 Komentar